Chirashi-zushi
Bahan-bahan (Untuk 4 Porsi)
- 300 gram beras
- 400 ml air
- 4 jamur shiitake kering (jika ada)
- 1/2 wortel (70 gram)
- 4 batang buncis
- 8 ekor udang
- 1 butir telur
Cuka sushi
- 3 sendok makan (45 ml) cuka beras atau cuka dari gandum (grain vinegar)
- 2 sendok makan (18 gram) gula
- 1 sendok teh (5 gram) garam
Saus
- 1 sendok makan (9 gram) gula
- 1 sendok makan (15 ml) kecap asin
- Garam
- Minyak goreng
Cara Memasak
- Masak beras setelah sebelumnya dicuci dan direndam dalam 400 ml air selama 30 menit.
*petunjuk memasaknya ada di halaman tentang Ayam Teriyaki*
- Rendam jamur shiitake dalam air hangat-hangat
kuku untuk melembutkannya. Potong bagian batang lalu potong jamur
menjadi irisan-irisan kecil. Kupas wortel dan potong menjadi
irisan-irisan. Masukkan jamur dan 300 ml air ke dalam panci dan panaskan
selama 10 menit. Tambahkan wortel dan panaskan selama 5 menit lagi.
Masukkan semua bahan untuk saus dan kembali panaskan sampai cairan yang
tersisa hanya tinggal 2 sendok makan.
- Campurkan semua bahan cuka sushi. Pindahkan nasi
yang sudah matang ke sebuah mangkuk besar, masukkan cuka tadi dan segera
aduk sampai tercampur. Tambahkan semua bahan, termasuk saus yang
dimasak di tahap 2 tadi dan campurkan.
- Rebus buncis dalam air yang diberi garam lalu
potong menjadi irisan-irisan. Rebus udang dalam air yang diberi garam
setelah bagian punggung udah dibuang. Tambahkan sedikit garam ke dalam
telur dan kocok hingga merata. Ulas penggorengan dengan sedikit minyak
goreng dan dadar telur yang sudah dikocok tadi dengan bentuk tipis.
Potong dadar telur menjadi irisan-irisan dengan panjang sekitar 4 cm.
- Sajikan nasi yang sudah dimasak di tahap 3 tadi, lalu susun bahan yang telah dimasak di tahap 4 di atas nasi tersebut.
- Masakan Tradisional untuk Perayaan Tahun Baru
- Saat Tahun Baru, masyarakat di Jepang menikmati makanan
tradisional khas yang disebut "Osechi-ryori". Masakan ini biasanya
disajikan dalam kotak yang bertumpuk-tumpuk. Bentuknya tidak hanya
indah dipandang mata, tapi juga melambangkan harapan untuk tahun yang
baru. Misalnya, telur ikan haring melambangkan kesuburan.
Masakan
tradisional tahun baru di Jepang sangat berbeda di masing-masing
daerah. Ini karena ada bahan-bahan yang hanya di temui di daerah
tertentu saja, mengingat Jepang dikelilingi laut dan berbukit-bukit.
No comments:
Post a Comment